Jumat, 27 November 2015

SANDI AMBALAN DA TURONGGO SETO

SANDI AMBALAN DA TURONGGO SETO


Kehormatan itu suci
Menjaga untuk melangkah bersama
Terang, kelam atau pekat
Sudah tertanam pada masing masing insan
Satu kata untuk selalu berpijak
Pada jalan liku dan curam
Janganlah hidup diatas layang layang
Atau berdiri diatas kepala

Sabda Pandita Ratu
Kebenaran itu tetap terjaga

Tersembunyi atau menutup arah
Kita tetap melangkah
Tentag siapa yang berdiri kelak
Kawan kita selalu merangkul pundak

Jiwa yang lurus akan meluruskan
Setiap titik hitam yang terlihat pada diri kita
Janganlah berhenti dengan mata buta
Maka melangkahlah dengan jiwa perwira

Ingatlah satu pesan dari Tuhan
Kemana kita melangkah selalu membawa
Lentera Terang

Itulah kehendak Ambalan kita
Bhinneka Tunggal Ika
                                                                                (salam satu jiwa) ^_^

SANDI MORSE



SANDI (HURUF) MORSE

Semboyan Morse ini dipakai diseluruh dunia .Penemu kode ini bernama Morse dari Amerika. Untuk membedakan antara titik dan strip , maka peluit ditiup pendek dan panjang dengan perbandingan 1:3 (satu untuk titik dan tiga untuk strip).
Selain pakai peluit dapat juga dengan asap , radio , pesawat telegrap , lampu baterai dsb.
Fungsi sandi Morse dapat digunakan sebagai media telekomunikasi ketika kita berada jauh dengan teman  yaitu dengan cara meniup peluit atau asap dsb.

HURUF MORSE
Agar kita mudah mengingatnya maka dalam setiap dibuat kata yang nanti nya bisa mudah kita ingat.
A : Ano              
B : Bona parte   
C : Coba coba
D : Dominan
E : Egg
F : Feter jonan
G : Golongan
H : Himalaya
I : Ingat
J : Jago loro
K : Komando
L : Limonade
M : Motor
N : Notes
O : Omono
P : Pertolongan
Q : Qomokaro
R : Rasohe
S : Sahara
T : Tong
U : Unesco
V : Versi karo
W : Winoto
X : Xoxondero
Y : Yosimoro
Z : Zoroaster

Setiap ada vocal O diganti dengan tanda strip dan untuk vocal a,i,u,e diganti dengan tanda titik. Jadi untuk huruf konsonan tidak perlu diperhatikan ,hanya sebagai huruf agar kita mudah mengingatnya.
SEMOGA BERMANFAAT

DIKLAT DA TURONGGO SETO ANGKATAN 2015-2016



DIKLAT DA TURONGGO SETO SMKN 1 TUBAN ANGKATAN 2015-2016

Salam Pramuka,,,,

Diklat Calon Anggota Dewan Ambalan Turonggo Seto SMKN 1 TUBAN Angkatan 2015-2016 Gudep 01141-01142 Pangkalan SMKN  1 TUBAN yang dilaksanakan pada hari Sabtu-Minggu tanggal 24-25 Oktober 2015 di Perhutani KPH Sundulan Plumpang tepatnya di sebelah selatannya Desa Pakah. Yang diikuti oleh 28 peserta dari berbagai jurusan yang ada di SMKN 1 TUBAN, diantaranya 12 anak dari jurusan TKJ, 1 anak dari jurusan MM, 2 anak dari jurusan TPM, 6 anak dari jurusan KIMIA, 6 anak dari jurusan TKR, 1 anak dari jurusan IL . Diklat dilaksanakan pada hari sabtu, berangkat dari SMKN 1 TUBAN pukul  07:00 dengan BUS PJB.

Pada saat itu pembina DA Turonngo Seto bernama Slamet Triyono, dan ketuanya bernama Muhammad Shofwan Amrullah yang pada saat itu kelas XII TPM. Diklat kali ini tampak beda karena dilaksanakan diluar area sekolah, tidak digedung ataupun tempat lainnya melainkan di hutan dan dari situlah kita bisa belajar banyak hal tentang alam, bisa mengenal berbagai macam tumbuhan langka yang dirawat dan dilindungi disitu dan fauna faunanya.
Susunan jadwal kegiatannya telah dibuat oleh panitia dan Alhamdulillah terlaksana dengan baik. Saat diklat peserta diharuskan membuat bivak persangga setiap sangga terdiri dari 4 sampai 5 anak dari jurusan yang berbeda, bivak didirikan dari ponco (jas hujan kelelawar) dan tidak diperbolehkan menggunakan tenda yang siap pakai, hal itu dilakukan karena ingin menjadikan anak DA menjadi lebih mandiri.

Pelajaran yang kita dapat dari Diklat ini sangatlah banyak, diantaranya :
  • Rasa kebersamaan yang tinggi
  • Rasa Tanggung Jawab 
  • Mensyukuri setiap pemberian Tuhan
  • Menghargai perbedaan setiap orang
  • Belajar  tentang alam sekitar
  • Kemandirian
  • Kedisiplinan
  • Dan yang pasti kerja keras dan semangat
  Saat malam tiba kita tidak tidur melainkan mengisi berbagai acara diantaranya kita dilatih untuk melakukan Public Speaking, mencari dan memecahkan sebuah masalah. Jadi kebersamaan dan solidaritas sangatlah dibutuhkan agar bisa dengan cepat menyelesaikan tugasnya.
Untuk makannya pun tidak seperti pada kemah kemah biasanya, yang biasanya satu anak sebungkus nasi, melainkan untuk satu kelompok 1 nampan yang berisi nasi dan lauk. Pada Diklat ini, dibagi 2 kelompok makan yaitu kelompok putri dan putra. Makanan yang telah diberikan pun harus dihabiskan dengan waktu yang telah ditentukan, apabila tidak bisa menghabiskan maka minta bantuan dari teman yang lainnya yang sekiranya mampu untuk menghabiskan makanan tersebut.
Peraturannya dibuat sangat ketat dan apabila ada yang melanggar maka akan diberi konsekuensi tersendiri oleh panitia Diklat.
Tetapi bukan berarti panitia ingin menyiksa ataupun yang lainnya melainkan panitia ingin mengetahui seberapa besar kesabaran, semangat, kerja keras, dan tingkat kemampuan kita.
 Jadi jika kalian semua ingin bergabung dengan kita di Dewan Ambalan Turonggo Seto  SMKN 1 TUBAN jangan takut, malu ataupun minder karena disini kita sama sama belajar tentang kepramukaan.


Dan inilah yel yel yang kita gunakan saat Diklat
hu..ha.. yeyeye 
sama kite
ciyeeee...
sama kite
ciyeee...
hu..ha..yayaya
sama kita
ciyaaaa...
sama kita
ciyaaa...
hu..ha..yiyiyi
sama kiti
ciyiii...
sama kiti
ciyiii...
hu..ha..yuyuyu
sama kitu
ciyuuu...
sama kitu
ciyuuu...
hu..ha..yoyoyo
sama kito
ciyooo...
sama kito
ciyooo...
SEMANGAT TERUS KAWAN,,JANGAN MENYERAH...^_^

                                                          ^_^
         JAGALAH NAMA BAIK DEWN AMBALAN TURONGGO SETO



apabila ada yang kurang dan salah ,,saya minta ma'af...